Artikel
Suksesnya Acara In House Training (IHT) Hari Kedua di SMKN 1 Rejang Lebong
Hari kedua In House Training (IHT) di SMKN 1 Rejang Lebong berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para guru dan tenaga kependidikan (tendik). IHT yang mengusung tema "Praktik Baik Inovasi Manajemen Berbasis Sekolah" ini dihadiri oleh segenap tenaga pendidik SMKN 1 Rejang Lebong, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan penerapan inovasi dalam pengelolaan sekolah.
Kehadiran narasumber yang berkompeten, Dr. H. Wawan, S.Pd, MM, selaku Kepala SMKN 1 Tasikmalaya, dan Yusnawan Lubis, M.Pd, selaku Wakil Kurikulum SMKN 1 Tasikmalaya. Kedua narasumber ini membagikan wawasan dan pengalaman mereka dalam mengimplementasikan inovasi manajemen berbasis sekolah.
Salah satu materi yang disampaikan oleh Yusnawan Lubis, M.Pd, adalah mengenai penguatan tupoksi manajemen. Beliau membahas strategi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas manajemen sekolah guna mencapai tujuan pendidikan yang optimal.
Poin lain yang tidak kalah penting adalah re-desain kurikulum pembelajaran. Narasumber menjelaskan langkah-langkah konkrit untuk memperbarui kurikulum guna menjawab tuntutan perkembangan pendidikan dan kebutuhan siswa di era modern ini.
Sistem Homebase dan sistem pembelajaran blok juga menjadi sorotan utama dalam IHT ini. Implementasi sistem Homebase sebagai strategi untuk mempercepat proses integrasi pembelajaran pada setiap mata pelajaran di prodi yang sama. Sedangkan pembelajaran dengan sistem blok diterapkan untuk meningkatkan pemahaman siswa dengan menyajikan materi secara terpadu dan mendalam. Dengan sistem ini guru diberikan kebebasan untuk merancang pembelajaran yang menarik.
Dr. Asep Suparman, M.Pd, selaku Kepala SMKN 1 Rejang Lebong, menyambut baik konsep-konsep inovatif ini dan berkomitmen untuk segera mengimplementasikannya di sekolahnya. Ia melihat potensi besar dalam penerapan sistem ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan di SMKN 1 Rejang Lebong.
"Kami sangat berterima kasih kepada narasumber yang telah berbagi pengetahuan dan pengalaman berharga. Penerapan inovasi ini tidak hanya akan memperkaya pengalaman belajar siswa tetapi juga memperkuat posisi SMKN 1 Rejang Lebong sebagai lembaga pendidikan yang progresif dan adaptif," ungkap Dr. Asep Suparman, M.Pd.
Dengan semangat baru setelah IHT ini, diharapkan guru dan tendik SMKN 1 Rejang Lebong dapat memberikan kontribusi maksimal dalam mencetak generasi unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Komentar